KALIUM dimanfaatkan oleh sistem
saraf otonom (SSO) yang merupakan pengendali fisiologis penting lainnya.
Orang dengan tingkat kalium rendah, berpotensi mengalami hypokalemia
(kekurangan kalium).
Gejala
hypokalemia ditunjukkan dengan kejang otot atau hingga kelumpuhan otot,
penurunan fungsi paru-paru, sembelit, kelelahan, dan kelainan detak
jantung. Sumber www.livestrong.com melansir, dalam jangka panjang
hypokalemia juga akan merusak kerja ginjal. Banyak orang mengatakan
tanda yang paling jelas dapat dilihat dari kondisi fisik mata. Mereka
yang kekurangan kalium memiliki lingkaran hitam atau kantung mata yang
besar.
Selain pisang, beberapa makanan berikut ini mengandung kalium yang dapat dengan mudah dijumpai,
1. Pepaya
Buah
berwarna cerah ini memiliki kandungan kalium 264 miligram untuk
potongan sekitar 2,5 sentimeter. Pepaya juga efektif mencegah terjadinya
atherosclerotic serta penyakit jantung diabetik. Konsentasi pro-vitamin
A, carotenoid phytonutrients dalam pepaya membantu pencegahan kedua
penyakit itu. Nutrisi ini mencegah terjadinya oksidasi kolesterol
sehingga mencegah terjadinya penimbunan pada dinding arteri yang akan
menjadi plak berbahaya yang bisa memicu serangan jantung dan stroke. Serat dalam pepaya juga membantu menurunkan tingkat kolesterol jahat atau LDL.
2. Kentang
Kentang
berukuran medium memiliki kandungan kalium sekitar 542 miligram.
Kentang tidak mengandung sodium dan bebas kolesterol selama proses
memasaknya sesuai, seperti direbus atau dipanggang. Jumlah lemak pada
kentang di bawah 25 persen sehingga dapat menghalangi endapan kolesterol
di dalam lapisan saluran darah. Kentang cocok bagi yang mengalami
kekurangan gula dalam darah.
Melon
Seporsi
melon yang segar kaya kalium sebesar 358 miligram. Melon mengandung
daya diuretik yang bagus, yakni berpotensi menyembuhkan penyakit ginjal
serta eksim. (ACH)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar