ORANG dengan ras gelap atau hitam memiliki kecenderungan tinggi untuk terserang stroke. Pasalnya, mereka melakoni gaya hidup yang memicu penyakit tersebut.
"Hal ini tidak terkait dengan ras atau warna pigmen kulit, melainkan gaya hidup orang hitam yang menyebabkan tingkat risiko terserang stroke lebih tinggi daripada mereka yang berkulit putih," kata dr Nizmah, SpS, spesialis saraf RSU Bunda, Jakarta, Selasa (26/8).
Pernyataan ini juga didukung oleh penelitian terhadap warga Afrika-Amerika. Gaya hidup negatif mereka, seperti merokok dan pola makan tidak sehat, menjadi pemicu stroke. Tingkat obesitas, diabetes, anemia sel sabit, dan tekanan darah tinggi adalah penyakit-penyakit yang dapat menyebabkan stroke. Akibat mendarah dagingnya kebiasaan negatif tersebut, maka penyakit bisa menjadi menurun dan sulit dikendalikan.
Sementara itu, stroke sendiri dapat disebabkan oleh banyak faktor. Ada dua jenis faktor dapat menyebabkan stroke, yaitu faktor yang dapat dikendalikan dan tidak dapat dikendalikan, seperti genetik.
"Beberapa faktor stroke yang tidak dapat dikendalikan, seperti usia, jenis kelamin, dan penyakit keturunan," tutupnya. (HDS)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar