STUDI terbaru di Kanada menemukan
permainan video game membantu meningkatkan fungsi dan kekuatan lengan
pada masa penyembuhan pasca serangan stroke.
"Permainan
video game menjadi terapi alternatif yang menyenangkan dan terjangkau.
Terapi ini juga efektif memulihkan sistem motorik setelah stroke," ujar Dr Gustavo Saposnik dari University of Toronto.
Dalam studi itu, Saposnik mencatat 75% dari pasien stroke
mengalami masalah keseimbangan, koordinasi otot, dan kelumpuhan yang
mengganggu kualitas hidup mereka. Terapi konvensional selama ini tidak
terlalu banyak membantu perbaikan fungsi motorik pasien stroke. Sementara itu, bermain video game dapat membangun kembali potensi otak serta menciptakan koneksi sel-sel saraf baru.
Beberapa
sistem yang digunakan adalah game tradisional Glasstron, IREX, dan
PlayStation Eye Toy sampai permainan virtual seperti Virtual Teacher,
CyberGlove, VR Motion, PneuGlove, dan Wii. (HealthDay News/SZ/X-5)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar